Langsung ke konten utama

RPP SKI Materi Agama dan Kepercayaan Masyarakat Arab Pra-Islam





RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan    : MI Madrasati Jannati
Mata Pelajaran          : Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Pelajaran ke               : 2 (Dua)
Materi                         : Agama dan Kepercayaan Masyarakat Arab Pra-Islam
Kelas / Semester        : III (Tiga) / I (Ganjil)
Alokasi waktu            : 20 Menit

A.    Kompetensi Inti (KI)
1.      Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2.      Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya
3.      Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah
4.      Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

B.     Kompetensi Dasar
1.3  Meyakini keberanan ajaran Islam dan menghindari nilai-nilai negatif adat-istiadat dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam.
2.3  Membiasakan perilaku disiplin sebagai implementasi dari pemahaman tentang agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra Islam dalam kehidupan sehari-hari.
3.3  Memahami agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam.
4.3  Menceritakan agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam.

C.    Indikator Pembelajaran
1.3.1        Menunjukkan cara menghindari nilai-nilai negatif adat-istiadat dan kepercayaan masyarakat seperti yang terdapat pada masyarakat Arab pra-Islam yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam dengan cara melaksanakan sholat lima waktu selama satu bulan.
2.3.1        Mengajak orang disekitarnya melaksanakan sholat lima waktu di masjid
3.3.1        Menunjukkan pemahaman tentang agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam dan menghindariperilaku masyarakat Arab pra-Islam yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam.
4.3.1        Menceritakan agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam.

D.    Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengekplorasi, mengasosiasi dan mengkomunikasi peserta didik mampu :
1.      Menunjukkan cara menghindari nilai-nilai negatif adat-istiadat dan kepercayaan masyarakat seperti yang terdapat pada masyarakat Arab pra-Islamyang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam.
2.      Menunjukkan perilaku disiplin sebagai implementasi dari pemahaman tentang agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra Islam dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk amalan masyarakat Arab pra-Islam yang sesuai dengan tuntunan agama Islam.
3.      Menunjukkan pemahaman tentang agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam dan menghindari perilaku masyarakat Arab pra-Islam yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam.
4.      Menceritakan agama dan kepercayaan masyarakat Arab sebelum Islam.

E.     Materi Pokok
Masa itu disebut masa Jahiliyyah. Jahiliyyah bukan berarti mereka bodoh dari keilmuannya, namun mereka bodoh dari keimanan kepada Allah SWT. seperti yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim As. Mereka menyimpangkan ajaran-ajaran Nabi Hud As.
Adapun faktor-faktor penyebab penyimpangan kaum ‘Ad tersebut adalah:
·         Adanya kebutuhan terhadap Tuhan yang selalu bersama mereka terutama saat mereka membutuhkan.
·         Kecenderungan yang kuat mengagungkan leluhur yang telah berjasa terutama kepala kabilah nenek moyang mereka.
·         Rasa takut yang kuat menghadapi kekuatan alam yang menimbulkan bencana mendorong mereka mencari kekuatan lain di luar Tuhan.

Sebelum mengenal agama Islam, masyarakat Arab banyak yang menyembah berhala (patung).Tuhan mereka adalah patung. Patung adalah benda mati yang tidak bergerak dan tidak dapat menolong seseorang.
Mereka menyembah patung yang terbuat dari kayu, batu, emas, maupun perak. Tergantung dari kekayaan yang mereka miliki. Jika orang kaya maka patungnya terbuat dari emas, jika orang miskin, patungnya dari kayu.
Kepercayaan itu berasal dari nenek moyang mereka secara turun temurun. Patung atau berhala yang mereka anggap sebagai Tuhan itu mereka letakkan di Ka’bah dan sekitarnya untuk disembah. Mereka setiap tahun mengadakan perlombaan membuat patung untuk ditempatkan pada dinding Ka’bah. Di sekeliling Ka’bah banyak patung yang diletakkan oleh masyarakat Arab.
Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadiṡ dengan sanad dari Ibnu Abbas, yang berbunyi: “Patung-patung yang ada pada zaman Nabi Nuh As merupakan patung-patung yang disembah pula di kalangan bangsa Arab setelah itu. Adapun Wudd adalah berhala yang disembah oleh suku Kaib di Daumatul Jandal. Suwā adalah sesembahan Hużail.Yaguṡ sesembahan suku Murād, kemudian berpindah ke Bani Gatifdi yang terletak di lereng bukit Saba.”
Adapun Ya’uq adalah sesembahan Suku Hamdan. Nasr sesembahan suku Ḥimyar dan keluarga Żikila’. Padalah nama-nama itu adalah nama-nama orang saleh di jaman Nabi Nuh As. Setelah mereka wafat, setan membisikkan kaum yang saleh supaya dibuat patung-patung mereka di tempat-tempat pertemuan dan menamainya sesuai dengan nama-nama mereka.Patung-patung itu tidak disembah sebelum orang-orang saleh itu mati dan ilmunya telah hilang.Dari situlah, penyembahan terhadap berhala-berhala mulai.
Dari sekian banyak berhala ada empat berhala yang dianggap sebagai pemimpin dari berhala-berhala yang lain. Empat berhala tersebut adalah Latta, `Uzzā, Manāt dan Hubal. Hubal yakni berhala yang terbuat dari batu akik berwarna merah dan berbentuk manusia. Hubal, dewa mereka yang terbesar diletakkan di Ka’bah, kemudian Latta, berhala yang paling tua, berhala `Uzza, serta Manāt. Berhala ini yang paling terkenal dan paling banyak disembah masyarakat Arab.

F.     Pendekatan/Model/Metode
·         Pendekatan    : Saintifik
·         Model             : Direct Instruction dan Cooperative Learning
·         Strategi           : Ekspositori dan Cardsort
·         Metode           : Pengamatan, Ceramah, Tanya Jawab, Diskusi dan Demonstrasi

G.    Kegiatan Pembelajaran
Kegiatan
Kegiatan Pembelajaran
Alokasi Waktu
Pendahuluan
Phase 1: Clarify goals and establish set
1.     Guru memberi salam dan mengawali pelajaran dengan membaca doa bersama siswa
2.     Guru menanyakan kabar kepada siswa dan memberikan motivasi kepada siswa
3.     Guru mengawali pembelajaran dan menyampaikan tujuan pembelajaran
4.     Guru memulai dengan memberikan beberapa pertanyaan untuk mengetes pemahaman siswa:
a.       Siapa yang di sini mengetahui apa itu berhala?
b.      Siapa yang tahu sebelum adanya Islam masyarakat Arab menyembah apa?
± 2 menit
Inti
Phase 2: Present information
1.      Mengamati
siswa mengamati video Nabi Hud dan kaum ‘Ad

± 15 menit
2.      Menanya
Siswa melakukan tanya jawab dengan guru yang berkaitan dengan adat istiadat masyarakat Arab pra-Islam
Phase 3: Organize students into learning teams
      Siswa membentuk menjadi beberapa kelompok
Phase 4: Assist teamwork and study
3.      Mencoba
a.    Siswa mencoba bekerja sama dengan kelompok (untuk menjawab soal yang telah diberikan oleh guru) tentang agama dan kepercayaan masyarakat pra-Islam
4.      Menalar
a.    Siswa menganalisa dengan menjawab soal yang telah diberikan oleh guru dengan benar.
b.    Melalui penjelasan guru, siswa menghubungkan materi pembelajaran dengan kebiasaan buruk masyarakat Arab pra-Islam
Phase 5: Test on the materials
5.      Mengomunikasikan
a.       Perwakilan masing-masing kelompok menceritakan kembali dari hasil pemahamannya dengan bahasa sendiri di depan kelas.
b.      Siswa dapat mengambil kesimpulan dari hasil pemahamannya yang menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari.
c.    Setelah selesai kegiatan, guru memberikan penguatan materi
Penutup
Phase 6: Provide recognition
1.      Guru mereview dan menyimpulkan kembali pembelajaran hari ini
2.      Guru memberikan motivasi kepada siswa agar selalu menyembah dan meminta pertolongan hanya kepada Allah
3.      Guru menutup pembelajaran, berdoa bersama, dan mengucapkan salam
± 3 menit

H.    Penilaian
Indikator
Penilaian
Teknik
Bentuk
Instrumen
Membuktikan dengan cara melaksanakan sholat lima waktu selama satu bulan
Non Tes
Penilaian Sikap
Rubrik
Penilaian
Sikap
Mengajak orang disekitarnya untuk Shalat lima waktu.
Non Tes
Penilaian
Teman Sebaya
Rubrik
Penilaian
Teman Sejawat
Menyebutkan pemahaman tentang agama dan kepercayaan masyarakat Arab pra-Islam dan menghindari perilaku masyarakat Arab pra-Islam yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam.
Tes
Pernyataan
Soal
Uraian
Menceritakan agama dan kepercayaan masyarakat Arab sebelum Islam.
Non Tes
Performance
Rubrik
Penilaian
Performance

I.       Penilaian
a.      Rubrik Penilaian Sikap


MI DARUL JANNAH
Nama               :
Kelas               :
No. absen        :
No.
TANGGAL
Melakukan Salat berjamaah di masjid
TTD
 




























 
 













Nilai:   

b.     Rubrik Penilaian Teman Sejawat


MI DARUL JANNAH
Nama               :
Kelas               :
No. absen        :
No.
TGL
Melakukan Salat fardhu di Masjid
Melakukan Salat fardhu bersama (teman, orangtua, saudara, dll)
Ket.































 
 















Keterangan      :
Mengajak lebih dari 3 orang = A
Mengajak lebih dari 1 orang = B
Tidak mengajak                     = C
Nilai:  
c.       Rubrik Penilaian Uraian
a. Soal
1.      Apa maksud dari jahiliyah?
2.      Apa kebiasaan buruk masyarakat Arab jahiliyah?
3.      Sebutkan nama-nama berhala yang paling sering disembah masyarakat Arab jahiliyyah ?
4.      Apa yang sebenarnya mereka akui dari berhala-berhala itu?
5.      Siapa saja orang-orang yang berusaha tidak menyembah berhala sebelum datangnya Islam?

b. Kunci jawaban
1.      Arti jahiliyyah bukan berarti mereka bodoh dari keilmuannya, namun mereka bodoh dari keimanan kepada Allah seperti yang diajarkan oleh Nabi Hud As.
2.      Kebiasaan buruk masyarakat Arab jahiliyah adalah meminum minuman keras, berjudi, dan menyembah berhala.
3.      Nama-nama berhala yang sering disemabahmasyarakat Arab jahiliyyah adalah Latta, Uzza, Manat dan Hubal
4.      Mereka mengakui berhala tersebut sebagai Tuhan mereka dan memujanya karena dianggapnya hebat. Mereka menyembah berhala-berhala itu sebagai perantara kepada Tuhan.
5.      Orang-orang yang berusaha tidak menyembah berhala sebelum datangnya Islam adalah Waraqah bin Naufal, Umayyah bin Ṣalt, Qus Saidah, Usman bin Khuwairis, `Abdullah bin Jahsyi, dan Zainal bin `Umar.
Nilai:  
d.     
MI Darul Jannah
      Kelas   : 4 A
Nama
Penilaian Kelancaran Bercerita
3
2
1





















 
Rubrik Penilaian Performance








Keterangan      :
a. Baik                    = 3
b. Kurang               = 2
c. Sangat kurang    = 1

A.    SUMBER PEMBELAJARAN
1.      Buku Guru SKI kelas 3 MI
2.      Buku Siswa SKI kelas 3 MI
3.      Media Pembelajaran berupa video
4.      Alat dan bahan
5.      Bahan ajar
6.      LCD




                                 Surabaya, 29 November 2017

Mengetahui,                                                  
Kepala MI Madrasati Jannati                                                                     Guru Kelas
                                 



         H. MOH BUDI                                                                            ATIKA DEWI ZAINI S.
                                                                                                                     NIM. D07215006

Komentar